Ibnu Qayyim Al-Jauziyah bertutur: ”Jika manusia tahu bahwa kematian mengehentikannya dalam beraktivitas, maka ia pasti akan melakukan perbuatan dalam hidupnya yang pahalanya terus mengalir setelah mati.” semoga catatan ini menjadi salah satunya ... bismillah by: www.familyonline-shop.com

Kamis, 30 April 2015

Mujahid ke-dua

Alhamdulillah telah lahir putra kedua kami pada tanggal 15 Februari 2015 atau 25 Rabi al-Akhir 1436 di Klinik Kartika Ciputat, dengan berat badan 3 kg dan panjang 49 cm yang kami beri nama 

"Fawwaz Faqih Abdullah"











“Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu untuknya dan untuk keturunannya dari setan yang terkutuk.”

"semoga anak-anakku menjadi anak yang sholih, mushlih dan menjadi penyejuk mata bagi keluarga"

aamiin

Selasa, 28 April 2015

inspirative houswife story

Tiga anaknya tidak sekolah di sekolah formal layaknya anak-anak pada umumnya. Tapi ketiganya mampu menjadi anak-anak teladan, dua di antaranya sudah kuliah di luar negeri di usia yang masih seangat muda. Saya cuma berdecak gemetar mendengarnya. Bagaimana bisa?
Minggu (21/ 7) lalu, saya mengikuti acara Forum Indonesia Muda (FIM) Ramadhan yang diadakan di UNPAD. Niat awalnya mau nabung ilmu dan inspirasi sebelum pulang kampung, selain juga memang karena pengisi acaranyainspiring. Eh, pembicara yang paling saya tunggu ternyata berhalangan hadir.But, that’s not the point. Semua pembicara yang hadir memang sangat inspiring, tapi saya benar-benar dikejutkan di sesi terakhir. Tentang parenting. Awalnya saya pikir sesi ini mau membicarakan apa gitu. Do you know actually? It talks about a success and inspiring housewife. Saya langsung melek. Lupa lapar. Like my dream becomes closer. Saya mencari seminar yang membahas tentang keiburumahtanggaan. Nggak tahunya nemu di sana. Lihatlah daftar mimpi besar saya nomor 1-4. Rasanya terbahas semua sore itu. (No offensenomor 2, gue juga kagak tahu kalau urusan itu :p ) Baiklah, mukadimah ini akan terlalu panjang kalau saya lanjutkan.

Namanya Ibu Septi Peni Wulandani. Kalau kalian search nama ini di google, kalian akan tahu bahwa Ibu ini dikenal sebagai Kartini masa kini. Bukan, dia bukan seorang pejuang emansipasi wanita yang mengejar kesetaraan gender lalala itu. Bukan.
Beliau seorang ibu rumah tangga profesional, penemu model hitung jaritmatika, juga seorang wanita yang amat peduli pada nasib ibu-ibu di Indonesia. Seorang wanita yang ingin mengajak wanita Indonesia kembali ke fitrahnya sebagai wanita seutuhnya. Dalam sesi itu, beliau bercerita kiprahnya sebagai ibu rumah tangga yang mendidik tiga anaknya dengan cara yang bahasa kerennya anti mainstreamIt’s like I’m watching 3 Idiots. But this is not a film. This is a real story from Salatiga, Indonesia.
Semuanya berawal saat beliau memutuskan untuk menikah. Jika ada pepatah yang mengatakan bahwa pernikahan adalah peristiwa peradaban, untuk kisah Ibu Septi, pepatah itu tepat sekali. Di usianya yang masih 20 tahun, Ibu Septi sudah lulus dan mendapat SK sebagai PNS. Di saat yang bersamaan, beliau dilamar oleh seseorang. Beliau memilih untuk menikah, menerima lamaran tersebut. Namun sang calon suami mengajukan persyaratan: beliau ingin yang mendidik anak-anaknya kelak hanyalah ibu kandungnya. Artinya? Beliau ingin istrinya menjadi seorang ibu rumah tangga. Harapan untuk menjadi PNS itu pun pupus. Beliau tidak mengambilnya. Ibu Septi memilih menjadi ibu rumah tangga. Baru sampai cerita ini saja saya sudah gemeteran.
Akhirnya beliaupun menikah. Pernikahan yang unik. Sepasang suami istri ini sepakat untuk menutup semua gelar yang mereka dapat ketika kuliah. Aksi ini sempat diprotes oleh orang tua, bahkan di undangan pernikahan mereka pun tidak ada tambahan titel/ gelar di sebelah nama mereka. Keduanya sepakat bahwa setelah menikah mereka akan memulai kuliah di universitas kehidupan. Mereka akan belajar dari mana saja. Pasangan ini bahkan sering ikut berbagai kuliah umum di berbagai kampus untuk mencari ilmu. Gelar yang mereka kejar adalah gelar almarhum dan almarhumah. Subhanallah. Tentu saja tujuan mereka adalah khusnul khatimah. Sampai di sini, sudah kebayang kan bahwa pasangan ini akan mencipta keluarga yang keren?
Ya, keluarga ini makin keren ketika sudah ada anak-anak hadir melengkapi kehidupan keluarga. Dalam mendidik anak, Ibu Septi menceritakan salah satu prinsip dalam parenting adalah demokratis, merdekakan apa keinginan anak-anak. Begitupun untuk urusan sekolah. Orang tua sebaiknya memberikan alternatif terbaik lalu biarkan anak yang memilih. Ibu Septi memberikan beberapa pilihan sekolah untuk anaknya: mau sekolah favorit A? Sekolah alam? Sekolah bla bla bla. Atau tidak sekolah? Dan wow, anak-anaknya memilih untuk tidak sekolah. Tidak sekolah bukan berarti tidak mencari ilmu kan? Ibu Septi dan keluarga punya prinsip: Selama Allah dan Rasul tidak marah, berarti boleh. Yang diperintahkan Allah dan Rasul adalah agar manusia mencari ilmu. Mencari ilmu tidak melulu melalui sekolah kan? Uniknya, setiap anak harus punya project yang harus dijalani sejak usia 9 tahun. Dan hasilnya?
Enes, anak pertama. Ia begitu peduli terhadap lingkungan, punya banyak project peduli lingkungan, memperoleh penghargaan dari Ashoka, masuk koran berkali-kali. Saat ini usianya 17 tahun dan sedang menyelesaikan studi S1nya di Singapura. Ia kuliah setelah SMP, tanpa ijazah. Modal presentasi. Ia kuliah dengan biaya sendiri bermodal menjadi seorang financial analyst. Bla bla bla banyak lagi. Keren banget. Saat kuliah di tahun pertama ia sempat minta dibiayai orang tua, namun ia berjanji akan menggantinya dengan sebuah perusahaan. Subhanallah. Uang dari orang tuanya tidak ia gunakan, ia memilih menjual makanan door to door sambil mengajar anak-anak untuk membiayai kuliahnya.
Ara, anak ke-2. Ia sangat suka minum susu dan tidak bisa hidup tanpa susu. Karena itu, ia kemudian berternak sapi. Pada usianya yang masih 10 tahun, Ara sudah menjadi pebisnis sapi yang mengelola lebih dari 5000 sapi. Bisnisnya ini konon turut membangun suatu desa. WOW! Sepuluh tahun gue masih ngapain? Dan setelah kemarin kepo, Ara ternyata saat ini juga tengah kuliah di Singapura menyusul sang kakak.
Elan, si bungsu pecinta robot. Usianya masih amat belia. Ia menciptakan robot dari sampah. Ia percaya bahwa anak-anak Indonesia sebenarnya bisa membuat robotnya sendiri dan bisa menjadi kreatif. Saat ini, ia tengah mencari investor dan terus berkampanye untuk inovasi robotnya yang terbuat dari sampah. Keren!
Saya cuma menunduk, what I’ve done until my 20? :0 Banyak juga peserta yang lalu bertanya, “kenapa cuma 3, Bu?” hehe.
Dari cerita Ibu Septi sore itu, saya menyimpulkan beberapa rahasia kecil yang dimiliki keluarga ini, yaitu:
1. Anak-anak adalah jiwa yang merdeka, bersikap demokratis kepada mereka adalah suatu keniscayaan
2. Anak-anak sudah diajarkan tanggung jawab dan praktek nyata sejak kecil melalui project. Seperti yang saya bilang tadi, di usia 9 tahun, anak-anak Ibu Septi sudah diwajibkan untuk punya project yang wajib dilaksanakan. Mereka wajib presentasi kepada orang tua setiap minggu tentang project tersebut.
3. Meja makan adalah sarana untuk diskusi. Di sana mereka akan membicarakan tentang ‘kami’, tentang mereka saja, seperti sudah sukses apa? Mau sukses apa? Kesalahan apa yang dilakukan? Oh ya, keluarga ini juga punya prinsip, “kita boleh salah, yang tidak boleh itu adalah tidak belajar dari kesalahan tersebut”. Bahkan mereka punya waktu untuk merayakan kesalahan yang disebut dengan “false celebration”.
4. Rasulullah SAW sebagai role model. Kisah-kisah Rasul diulas. Pada usia sekian Rasul sudah bisa begini, maka di usia sekian berarti kita juga harus begitu. Karena alasan ini pula Enes memutuskan untuk kuliah di Singapura, ia ingin hijrah seperti yang dicontohkan Rasulullah. Ia ingin pergi ke suatu tempat di mana ia tidak dikenal sebagai anak dari orang tuanya yang memang sudah terkenal hebat.
5. Mempunyai vision board dan vision talk. Mereka punya gulungan mimpi yang dibawa ke mana-mana. Dalam setiap kesempatan bertemu dengan orang-orang hebat, mereka akan share mimpi-mimpi mereka. Prinsip mimpi: Dream it, share it, do it, grow it!
6. Selalu ditanamkan bahwa belajar itu untuk mencari ilmu, bukan untuk mencari nilai
7. Mereka punya prinsip harus jadi entrepreneur. Bahkan sang ayah pun keluar dari pekerjaannya di suatu bank dan membangun berbagai bisnis bersama keluarga. Apa yang ia dapat selama bekerja ia terapkan di bisnisnya. 
8. Punya cara belajar yang unik. Selain belajar dengan cara home schooling di mana Ibu sebagai pendidik, belajar dari buku dan berbagai sumber, keluarga ini punya cara belajar yang disebut Nyantrik. Nyantrik adalah proses belajar hebat dengan orang hebat. Anak-anak akan datang ke perusahaan besar dan mengajukan diri menjadi karyawan magang. Jangan tanya magang jadi apa ya, mereka magang jadi apa aja. Ngepel, membersihkan kamar mandi, apapun. Mereka pun tidak meminta gaji. Yang penting, mereka diberi waktu 15 menit untuk berdiskusi dengan pemimpin perusahaan atau seorang yang ahli setiap hari selama magang.
9. Hal terpenting yang harus dibangun oleh sebuah keluarga adalah kesamaan visi antara suami dan istri. That’s why milih jodoh itu harus teliti. Hehe. Satu cinta belum tentu satu visi, tapi satu visi pasti satu cinta :P
10. Punya kurikulum yang keren, di mana fondasinya adalah iman, akhlak, adab, dan bicara.
11. Di-handle oleh ibu kandung sebagai pendidik utama. Ibu bertindak sebagai ibu, partner, teman, guru, semuanya.
Daaaan masih banyak lagi. Teman-teman yang tertarik bisa kepo twitter ibu @septipw atau gabung dan ikut kuliah online tentang keiburumahtanggaan diibuprofesional.com.
Hhhhmmm. Gimana? Profesi ibu rumah tangga itu profesi yang keren banget bukan? Ia adalah kunci awal terbentuknya generasi brilian bangsa. Saya ingat cerita Ibu Septi di awal kondisi beliau menjadi ibu rumah tangga. Saat itu beliau iri melihat wanita sebayanya yang berpakaian rapi pergi ke kantor sedangkan beliau hanya mengenakan daster. Jadilah beliau mengubah style-nya. Jadi Ibu rumah tangga itu keren, jadi tampilannya juga harus keren, bahkan punya kartu nama dengan profesi paling mulia: housewife. So, masih zaman berpikiran bahwa ibu rumah tangga itu sebatas sumur, kasur, lalala yang haknya terinjak-injak dan melanggar HAM? Duh please,  housewife is the most presticious  career for a woman, right? Tapi semuanya tetap pilihan. Dan setiap pilihan punya konsekuensi :) Jadi apapun kita, semoga tetap menjadi pendidik hebat untuk anak-anak generasi bangsa.
Setelah mengikuti sesi tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa seminar kepemudaan tidak melulu bahas tentang organisasi, isu-isu negara, dan lain-lain yang biasa dibahas. Pemuda juga perlu belajar ilmu parenting untuk bekal dalam mendidik generasi penerus bangsa ini. Bukankah dari keluarga karakter anak itu terbentuk?
Wallahualambisshawab. Semoga ada yang bisa diambil pelajaran.

sumber : http://azaleav.wordpress.com/2013/08/01/inspirative-housewife-story/

Ibu profesional


sumber http://www.ibuprofesional.com/

Hikmah pagi


Kamis, 23 April 2015

aneka mainan edukatif anak

Bismillah,

setahun dua tahun menapaki jalan dengan jualan online, alhamdulillah mulai menghasilkan ....

ini beberapa contoh mainan jualan kami

sms/wa 08978160937
bbm (lihat di ig ya)
fanspage Family Online Shop
instagram mainanedukatifanak
website www.famiilyonline-shop.com
















Senin, 23 Maret 2015

review buku gen halilintar

bismillah...
Diawal buku ini diceritakan tentang konsep jodoh dan pernikahan mereka ...tentang menikah ketika masih diawal bangku kuliah.. lulus dengan menggandeng dua anak.. dengan mahar yang ringan... tentang bunda lenggogeni yg nikah lompat tangga (melangkahi 2 kakaknya) kemudian tentang amazing dating,  bagaimana keromantisan mereka,  first night always, honeymoon forever
"idealnya, punya anak banyak dan semuanya menjadi anak anak yg bertakwa yang membantu orang tuanya di dunia sampai ke akhirat. betapa beruntungnya kita apabila punya anak apalagi kalo banyak, yang akan menjadi bahu yang mensupport, membantu di dunia bahkan menjadi kebanggaan di negeri akhirat". hal.66
many child, many gifts
"apatah lagi memikirkan ekonomi rumah tangga yang secara logika, jika diukur tidak akan cukup untuk membiayai hidup dengan penghasilan yg ada. maka sirnalah anjuran berbangga dengan umat yg banyak. Kita lebih terpengaruh dengan anjuran yang mengakal akalkan jika anak banyak maka akan susah hidup. Kita lupa bahwa tidak akan dibiarkan seorang insan lahir tanpa rezeki yang mengiringinya." hal.70
kemudian dibagian tengah lebih banyak diceritakan mengenai profil kesebelas anak pasangan bunda lenggogeni faruk dan ayah halilintar.. tentang bagaimana kelahiran mereka.. tantangannya.. prestasi, bisnis dan hobi para anggota gen halilintar
ada yg sudah punya bisnis cafe, burger, ada yg pandai fotografi, ada yg pandai memasak dll
dibagian akhir diungkap sedikit tentang GENH WAYS beberapa hal tips n cara mereka menjalani kehidupan.. hehe saya bilang sedikit krn memang masih byk hal yg masih perlu digali lagi untuk dipelajari
11 times mobile pregnancy
meski mengalami mual layaknya ibu ibu hamil, tak menjadikan  bunda lenggogeni bermalas malasan.. hampir setiap kehamilannya selalu dilalui dengan aneka kesibukan kuar biasa..  bahkan dihamil besar menjelang persalinan, beliau masih keliling dunia, ada juga sebulan sebelum persalinan msh sibuk ngurus jakarta fair, ada juga yg sebelum persalinan masih melaksanakan umroh bersama suami dan anak anaknya.. intinya bagi beliau kehamilan bukan alasan untuk bermalas malasan dan tidak produktif (jleb banget buat saya)
"sekali kali tidak boleh memperturutkan kemalasan kita, keinginan untuk baring dan mengaso sepanjang hari dilawan dengan keaktifan, kesungguhan, keseriussan, karena akan sangat mempengaruhi sikap dan watak bayi yang dilahirkan" hal.257
rincian kelahiran anaknya
1.ekspedisi jawa sumatra kuala kumpur
2.menjelang sidang s1 ui jawa sumatera malaysia bolak balik (2 pekan stlh lahiran beliau sidang skripsi)
3.sibuk PRJ
4-7 travelling keliling dunia
8. ambil phd bisnis d malaysia
9.sibuk ngantor
10.jkt malaysia
11.umroh di hamil tua
11 kali persalinan normal
"-Aku ini seperti persangkaan hambaKu-, berbekal keyakinan ini kita akan dimudahkan melahirkan normal. bekal kedua adalah kepahaman berdasarkan ilmu tentang melahirkan normal nyata nyata lebih baik kecuali dalam situasi emergency" hal.261
11 kali nifas sari 60 ke 30 an hari
menu diet special 40 hari setelah persalinan
yg disiapkan klej sajidah, anak ketiga mereka
nasi, teri goreng tanpa minyak (kandungan kalsium tinggi), bawang bombay goreng kering/bawang putih goreng kering, lalap daun pegaga/poh pohan (mempercepat proses pemulihan rahim) , ditaburi black pepper (untuk mengeluarkan angin) dilengkapi dg susu ibu menyusui + buah jeruk
+ treatment v-spa baik secara penghangatan maupun dengan berendam air rebusan kunyit jeruk nipis dan manjakani
11 times breastfeeding
"saya bertambah faham bahwa Tuhan membekalkan ASI yang cukup lada setiap ibu untuk setiap anak yg dilahirkannya. jadi tidak ada alasan asi sedikit atau asi tidak keluar" hal.272
anak anak yg awal lahir memang hanya 7 bulan (belum berpengalaman dan teknik menyusui belum tepat), kedua 5 bulan (krn sakit dan harus minum antibiotik dosisi tinggi selama 2 pekan), ketiga 9 bulan (merasa air susu sudah habis) tetapi stlh mempelajari dan menyiapkannya anak keemlat hingga kesebelas mendapatkan asi hingga 1 th lebih bahkan ada yg 2 th lebih berhenti krn kelahiran anak berikutnya...
hal hal yg menyebabkan asi tidak keluar atau sedikit :
1.teknik menyusui yg kurg tepat, sehingga asi yg keluar sedikit bayi tdk kenyang dan tidak merangsang produksi asi yg banyak
2.sangkaan bahwa asi sedikit tidak keluar tidak cukup sehingga sebagaimana kita menyangkakannya begitulah jadinya
3.puting susu lecet karena teknik menyusi yg salah atau tipe kulit yg sensitive
4.produksi asi jg terkait dg kondisi kejiwaan ibu.
-hal.274
11 kids with no maid
"bukan berarti dengan 11 kids maka kita mesti punya 11 maid, nanny, baby sitter. yang terjadi malah without maid, no nanny, and no baby sitter. bahkan saya masih bisa bekerja di luar rumah, bisnis menulis buku"-hal.280
sistem mereka kakaknya menjaga adiknya, jadi setiap anaknya lahir..setelah selesai masa menyusui yg pertama menjaga anak ketiga.. kemudian estafet ke anak ke 5 dan estafet ke anak ke 7
mengenai celanning service anak ke 4
housekeeping n laundry anak ke 2, food anak ke 3
anak pertama bertugas memimpin seluruh adik adiknya
bahkan ada yg ketika bayi baru lahir sudah dimandikan kakaknya yg berusia 9 tahun.
24 hour genh schooling
jadwal mereka
4.stay connected
4.30.shubuh
5.sesi 1 human development
7.sesi 2 mind class
9.sesi 3 academic subject
11.break n rest
12. dzuhur
13. sesi 4 practical activities
15. asar
16.sesi 5 outdoor activities/expedition
18. maghrib
18.30 sesi 6 reading time/writting
19.30 isya
20.00 sesi 7 clean up
21.30 night rest
pendidikan formal mereka mengadakan private class untuk anak2 yg dimukai sendiri oleh ayah bunda sebagai guru utama (agama matematik ipa bhs indonesia inggris) dan dibantu guru2 yg mengajar mata pelajaran tambahan
mereka menyediakan school of mind center (SMC)
ada jg workshop praktek bisnis langsung spt mini cafe, butik dll
prinsip mereka school everywhere, pergi kemanapun mereka belajar, semua tempat yg dikunjungi menjadi tempat pendidikan
game n competition
karena setiap anak suka bermain mereka mengarahkan kesebelas anak mereka kpd game yg berguna. game yang real. seperti anak yg suka masak masakan diarahkan membantu memasak, yg senang main boneka dialihkan ke menjaga adiknya, senang menggambar diarahkan kepada fashion design, membuat komik, blog,
anak yg suka otak atik diarahkan ke aktivitas crimping kabel, solder kabel, design buku, editing video, sampai merakit computer.  semua itu menjadi game yg challenging, mengasyikan dan menghasilkan.
dibagian terakhir menceritakan ttg ayah halilintar.. salah satu pesannya "apabila menegur anak anak, pastikan qt telah memberikan kasih sayang beserta didikan, baru kita boleh memberi hukuman. itupun hukuman yang diberikan mesti bersifat menyadarkan bahkan menginsafkan. dalam hal apapun tindakan kita terhadap org yg qt pimpin termasuk anak anak kita, selalulah timbang perasaan mereka.
kata bunda lenggogeni ttg suaminya :
"dialah pendidik sejati, walau kasih sayangnya begitu mendalam tapi beliau sangat tegas saat diperlukan, apalagi jika berkaitan dg pelanggaran hal hal yg prinsip. beliau adalah seorang "pelayan yg baik". Kami tau itu dilakukan untuk memberi contoh kpd kami, misalkan saja beliau menyetir mobil bepergian, beliau akan menurunkan kami ditempat yg paling mudah bagi kami, misal dilobbi, bukan membawa kami ke tempat parkir dan menemaninya. begitu pula ketika pulang, kami cukup menunggu ke exit terdekat. beliau juga 'memberi sebelum diminta'. beliau juga seorang pemikir yg hebat, visioner,mempunyai forward view.

Minggu, 18 Januari 2015

playpad anak muslim 3 bahasa

Produk terlaris Family Online Shop adalah Playpad Muslim
atau sering disebut juga playpad anak muslim 3 bahasa
with led.
Dikarenakan mempunyai banyak fitur permainan muslim,
playpad anak ini dinamakan playpad anak muslim.
Playpad muslim ini mempunyai banyak keunggulan
diantaranya playpad muslim ini mempunyai fitur : Bacaan
Surat-surat pendek Al Quran, Bacaan Sholat, Doa-doa
sehari-hari.
- Bagian Atas Playpad Muslim
Bagian Atas Playpad Muslim ada permainan bacaan surat-
surat pendek, playpad anak muslim ini memberikan alunan
surat al ikhlas, al falaq, dan an nas. Playpad muslim ini juga
memberikan suara ayat kursi dan bacaan syahadat.
Pada permainan bacaan Sholat, playpad anak muslim
mengeluarkan suara dari gambar sholat yaitu bacaan sholat
dari takbiratul ihram, bacaan doa iftitah, surat al fatihah.
Setelah itu dilanjutkan bacaan rukuk, i’tidal, bacaan sujud,
attahiyat, dan salam. Untuk bacaan duduk diantara dua
sujud, playpad muslim tidak memberikan bacaan. Kepada
orang tua bisa mengajari anaknya untuk memberikan
bacaan yang benar dalam posisi duduk diantara dua sujud
sendiri-sendiri.
Pada bacaan Doa-doa sehari-hari, playpad anak muslim
menyediakan diantaranya Doa bangun tidur, Doa masuk
kamar mandi, Doa setelah wudhu, dan doa-doa lainya.
- Bagian Tengah Playpad Muslim
Pada bagian tengah playpad muslim ini terdapat permainan
huruf hijaiyah dari alif sampai ya, agar anak-anak semakin
mudah menghafal dan bisa membaca al-Quran.
Selain huruf hijaiyah, semua tombol yang ada dalam huruf
hijaiyah juga berfungsi mengeluarkan suara atau kata-kata
sesuai gambar yang ada. Sehingga tombol tengah pada
playpad anak muslim mempunyai 2 fungsi yaitu huruf
hijaiyah sekaligus penggunaannya dalam kata-kata.
- Bagian Bawah Playpad Muslim
Pada bagian tengah playpad muslim ini terdapat permainan
untuk bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Pada bagian ini playpad anak muslim menyediakan fungsi
abjad dari bacaan A-Z.
Tidak hanya itu, playpad muslim juga menyediakan fungsi
kata sesuai gambar dan abjadnya, seperti kata Mobil yang
terletak pada tombol huruf M dan sesuai gambar mobil.
Pada bagian paling bawah, playpad muslm ini menyedikan
menu pilhan : bahasa (Inggris atau Indonesia), kata,
matematika.
Pada menu matematika, playpad anak muslim memberikan
tebak-tebakan angka, seperti penjumlahan dan
pengurangan
Selain itu playpad muslim juga dapat mengeluarkan lampu
LED jika ditombol LED
Untuk menu paling bawah yaitu tombol POWER, untuk
menyalakan Playpad Anak Muslim